Dulu, Kita Ini Tidak Ada

Dulu, aku… “TIDAK ADA”.
Sekarang, aku benar-benar “ADA”.

Jika ada tokoh kartun, misalnya doraemon, dalam TV dia berkata: “aku ada karena adanya tinta yang tumpah secara kebetulan, dan membentukku, tanpa ada yang merancang dan menciptakan diriku“.

Kata-katanya tentu saja tidak bisa kita percayai, karena sudah pasti kartun itu ada yang merancang, menggambar, mewarnai, membuat animasi, mengisi suara, dan sebagainya yang tidak mungkin terjadi secara kebetulan.

Jika manusia, yang jauh lebih rumit dari kartun, berkata “aku ada karena adanya cairan yang tumpah, yang secara kebetulan membentukku, tanpa ada yang merancang dan menciptakan aku“. Kata-kata itu, jauh lebih tidak bisa dipercaya (dari pada tokoh kartun tadi) kan?

Karena ada yang memberi kita kemampuan untuk berpikir, kita juga diberi kemauan, perasaan, penglihatan, pendengaran, dsb. Juga terjadinya ratusan ribu reaksi kimia di dalam otak seorang manusia, adanya sistem syaraf, gerak dan pernafasan, semua itu tidak mungkin terjadi secara kebetulan, karena kita adalah suatu ciptaan, ciptaan yang sempurna, yang tidak mungkin ada secara kebetulan.

Sangat logis dan masuk akal: “kita telah diciptakan, kita mempunyai Pencipta”.

—————
NB: Jika kamu melihatku menyeleweng dari jalan yang lurus, tolong luruskanlah aku, serta nasehatilah aku… 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *